By Edriana Noerdin
AniesSandi ingin menciptakan perdamaian dan kesejukan dalam menjalani Pilkada di Jakarta, dan bukannya memperkeruh serta meningkatkan suhu politik.
AniesSandi tidak berpartisipasi dalam debat Kompas TV, minggu 2 April, bukan karena membatalkan kehadiran. AniesSandi memang dari awal tidak pernah secara definitif menyatakan kesediaan mereka untuk hadir.
Alasan mereka tidak berpartisipasi sangat prinsipil:
* Karena suasana kompetisi dan polarisasi di level masyarakat yang sangat panas dan sangat tajam, seharusnya para paslon bisa menahan diri. Mereka harus menjadi penyejuk dan bukan malah sebaliknya.
* Karena itu, AniesSandi menawarkan supaya format acara tidak dalam bentuk debat tapi interaksi yang konstruktif dimana cawagub saling menjelaskan program mereka dengan penuh rasa kekeluargan, saling bertukar pikiran dengan mengeluarkan ide2 bagaimana cara membangun Jakarta yg lebih adil dan beradab. Karena itu selain debat KPUD dikhawatirkan debat lain hanya akan mempertajam pertikaian antar kubu pendukung.
* Karena tidak ada kesamaan dalam persepsi konsep acara dan AniesSandi tetap berpegang pada konsistensi menjaga suasana persatuan, kesejukan, dan kedamaian maka AniesSandi tidak berpartisipasi dalam acara tersebut.
Semua barisan pendukung AniesSandi setuju dan mendukung keputusan tersebut secara bulat tanpa kecuali.
TETAPI itu tidak berarti AniesSandi takut melontarkan gagasan dan program untuk membangun Jakarta. Sehari setelah kasus Kompas TV, Senin 3 April 2017, AniesSandi memberikan Pidato Kebangsaan yang diliput sepenuhnya oleh TVOne dan INews dengan Tema:
"Persatuan Indonesia".
Hanya 400 Undangan yg dikirimkan untuk menghadiri acara tersebut, namun ternyata ruangan telah dipenuhi sekitar 700 orang. Panitia harus menambah kursi untuk mengakomodir peserta. Para ketua dan pimpinan partai pengusung hadir tanpa kecuali untuk memberikan dukungannya. Suasana akrab, kekeluargaan dan sangat solid untuk fokus memenangkan Pilkada putaran kedua demi memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi warga Jakarta.
Satu pesan Pak Prabowo (yang baru pulang dari luar negeri) dalam pidatonya bagi AniesSandi adalah agar keduanya jangan menghianati rakyat, jangan korupsi, "bila anda2 korupsi maka saya akan memimpin Rakyat Jakarta untuk menurunkan anda" tegas Prabowo.
Dalam pidatonya Anies mengatakan di Indonesia ada lebih dari 700 suku dan bahasa yang berbeda, dengan agama yang berbeda2, belum lagi bentuk wajah, warna kulit, serta rambut yang berbeda yang disebut Bhineka. Ini adalah sebuah fakta yang tidak bisa diingkari, Ini adalah anugerah buat Jakarta dan Indonesia, dan harus dilihat sebagai kekayaan kita. Kebhinekaan adalah kenyataan yang harus diterima, sebuah kodrat yang terberi. Jadi tugas kita, setiap anak bangsa, adalah menumbuhkan, memperjuangkan dan merawat persatuan dalam kebhinekaan dengan menghargai berbagai perbedaan.
Pilkada adalah pesta demokrasi dimana setiap orang bebas menentukan pilihan secara jujur, adil dan rahasia. Dasar orang untuk menentukan pilihan bisa bermacam-macam dan itu semua sah-sah saja. Yang menjadi masalah bila ada yang mem-bully orang lain karena pilihan mereka. Ada yang memaksakan kehendak di luar jalur yang sudah ditentukan. Marilah kita berdemokrasi dengan benar dan sejuk. "Jangan lah kita menghukum pikiran orang yang berbeda".
Permasalahan utama Jakarta sejak 40 tahun yang lalu dan tidak berubah sampai saat ini, bahkan lebih parah, kemiskinan yang ekstrim, ketimpangan kaya-miskin yang semakin parah. Jumlah orang miskin di Jakarta dengan penghasilan di bawah Rp.500.000/bukan sekitar 384 ribu orang, tetapi bila ukuran penghasilan dinaikkan menjadi 1 juta/bulan maka angka penduduk miskin di Jakarta menjadi sekitar 3 juta orang. Di daerah2 tertentu seperti Jakarta Utara, angka partisipasi sekolah hanya sekitar 60%, artinya ada sekitar 40% anak yang tidak sekolah. Sekitar 49% warga Jakarta tidak memiliki rumah dan tidak punya akses pada air bersih yang berkualitas.
AniesSandi bila terpilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Jakarta akan memastikan terwujudkan keadilan sosial di Jakarta melalui penciptaan lapangan pekerjaan, pendidikan bagi semua, dan kemudahan kepemilikan rumah hunian bagi warga yang belum punya rumah dan yang berpenghasilan "rendah", disamping program lain tentunya.
Fakta kemiskinan yang semakin ekstrim di Jakarta karena orientasi pembangunan petahana yang hanya menguntungkan pengembang dan meminggirkan rakyat miskin. Hal ini masih diperparah dengan lemahnya upaya penegakan hukum bagi berbagai pelanggaran Hukum termasuk pelanggaran HAM yang dilakukan dengan program penggusurannya. Sikap dan tutur kata pak Ahok yang terus menerus bernada kasar, menghina dan menuduh dengan arogan sehingga menciptakan rasa tidak nyaman dan tidak aman warga. Karena itu rakyat Jakarta telah memanggil AniesSandi untuk maju dan merebut Jakarta.
Kembali AniesSandi memberikan kejutan bagi warga Jakarta pada umumnya dan Ahokers pada khususnya dengan pidato "menciptakan keadilan sosial melalui penciptaan lapangan kerja dan penegakan hukum tanpa pandang bulu bagi warga Jakarta" yang disiarkan penuh secara nasional oleh TV One dan INews...
Sebuah realita yg tak terbantahkan.
#BravoAniesSandi
#AniesSandiM3nang
#pemiludamaitanpakecurangan
👌👌👌