Jakarta (21/4) - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid
mengapresiasi KPUD, Bawasda, TNI dan Polri, dan masyarakat Jakarta
termasuk para ulama dan habib atas penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta
yang berjalan aman, damai, dan tertib. Menurutnya media barat perlu
belajar banyak soal demokrasi dari Indonesia.
Menurutnya,
banyak orang termasuk media barat yang memperkirakan dan mengkhawatirkan
Pilkada DKI akan rusuh, terjadi pengerahan massa, dan menimbulkan
situasi chaos, ternyata kekhawatiran itu tidak terbuki. Hidayat
menyesalkan media-media Barat yang memberitakan Pilkada DKI Jakarta.
Media Barat menyebut kemenangan pasangan Anis Baswedan dan Sandiaga Uno
sebagai kemenangan Islam radikal.
"Menurut mereka itu adalah
kemenangan radikalis atas kaum modernis. Saya bilang itu media barat
perlu belajar demokrasi dari Indonesia. Media barat perlu belajar
komunikasi massa dari media Indonesia," katanya saat memberi ceramah di
Milad Yayasan Teratai Putih Global di Masjid Al-Muhajirin, Kota Bekasi,
Kamis (20/4).
Padahal seluruh media di Indonesia, termasuk media
sekuler dan dikuasai bukan Muslim pun, menyebut Pilkada berlangsung
aman, damai, dan tertib.
"Media Indonesia mengatakan berlangsung dengan aman, tertib, dan damai, semuanya harus menerima, tapi media barat malah ngaco. Saya bilang mereka harus belajar dari Indonesia, belajar demokrasi, belajar lagi tentang kode etik jurnalistik," ujarnya.
Meski media Barat mencibir Pilkada DKI Jakarta, kata Hidayat, Pilkada
DKI Jakarta memberikan harapan yang luar biasa bagi Indonesia. Di
tengah keberagaman dan gejolak sebelum pemungutan suara, ternyata ketika
hari H, Pilkada berlangsung aman, damai, dan tertib.
Hidayat
mengucapkan terima kasih kepada umat Islam yang membuktikan bukan
sebagai kelompok radikal yang anarkis. Ini adalah peran ulama dan habib
yang menghadirkan Islam yang damai, tidak radikal, dan tidak anarkis.
"Saya
sampaikan terima kasih kepada umat Islam yang telah membuktikan bahwa
mereka bukan kelompok radikal dan tak menghadirkan anarki," kata
Hidayat.
Pilkada DKI yang aman, damai, dan tertib, kata Hidayat,
tidak lepas dari peran partai politik yang menunjukkan kedewasaan
berdemokrasi. Partai politik dapat memposisikan diri dengan sejuk,
proporsional, dan demokratis. Pejawat pun sudah menyampaikan ucapan
selamat. Partai-partai juga menerima hasil hitung cepat Pilkada meski
harus menunggu hasil resmi KPUD. Hasil hitung cepat Pilkada Jakarta
putaran kedua menempatkan pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Anies
Baswedan-Sandiaga Uno unggul atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot
Saiful Hidayat.
Sumber: http://pks.id