Parung – Ramadhan 1438 H kali ini DPC PKS Parung bekerjasama dengan DPRA Waru Jaya mengadakan pesantren kilat (sanlat) untuk anak-anak usia SD-SMP dengan tema “Berinteraksi dengan al-Quran”. Sanlat tersebut dilaksanakan pada hari Ahad 11 Juni 2017 pukul 15.00 sampai dengan waktu berbuka yang berlokasi di Masjid Baiturrahman, desa Waru Jaya.
Sanlat yang diikuti hampir 200 orang anak ini diawali dengan kegiatan sholat ashar berjamaah oleh adik-adik peserta dan kakak panitia. Adik-adik dengan khusyuk mengikuti kegiatan sholat ashar berjamaah ini tanpa ada yang bercanda.
Setelah selesai sholat ashar berjamaah anak-anak berbaris tertib mengikuti pembukaan acara pesantren kilat yang dibawakan oleh MC umi Zian (Renita Ambarsari).
Materi utama dibawakan oleh Pak Ustad Ali Syamsudin, S.Pd yang jauh-jauh datang dari Ciledug dalam rangka berbagi ilmu dengan anak-anak Desa Waru Jaya dan sekitarnya. Materi yang disampaikan isinya tentang mensyukuri nikmat Allah dan mencintai Al-Qur'an sebagai jalan untuk menggapai keselamatan dunia akhirat, bukan untuk diri sendiri saja tapi seseorang penghafal al-quran dapat membawa orang tua ke surga.
Anak-anak begitu antusias mendengarkan materi dari pak Ali, dimana pada materi yang disampaikan diselingi pula dengan pemutaran film hikmah, salah satunya tentang mensyukuri nikmat Allah, bahwa Allah akan menambah nikmat jika bersyukur tetapi bila kufur akan mendapat azab.
Setelah selesai materi inti diadakan pembagian santunan untuk anak yatim dan dhuafa, khusunya bagi anak-anak yang berdomisili di desa Waru Jaya dan sekitarnya. Setelah itu diadakan sesi quiz bagi anak yang bisa menjawab akan mendapat hadiah door prize dari kakak panitia.
Ketika menjelang adzan maghrib, anak-anak dengan tertib berbaris mengikuti instruksi kakak panitia untuk melaksanakan berbuka puasa, nampak ada aura riang dan gembira di mata mereka menyantap takjil yang diberikan kakak panitia.
Tidak sampai di situ setelah melaksanakan shalat maghrib anak-anak berkumpul kembali untuk menerima bingkisan yang telah disiapkan panitia.
Penulis : cecep arifudin